A Letter For Myself

Wednesday, 07 of August 2018

Dear Khalda,
Happy Birthday.
You’re 18 y.o now. Dan seperti ulangtahun tahun sebelum-sebelumnya, kamu pasti selalu kuat walau hari istimewamu kau hadapi sendirian.

Aku tau, pasti sedih banget kan? Di malem sebelum tanggal 7, kedua orangtuamu sakit. Waktu ulangtahun ke-17 mu juga terjadi hal yang sama. Tidak ada lagi kue, keceriaan, karena semakin dewasa kau akan diperlihatkan bahwa orang yang peduli padamu tak sebanyak saat kau bahagia atau ada di saat kau meraih suatu keberhasilan.

Aku juga tau, dalam hatimu kau saat ini sedang sedih-sesedih sedihnya. Karena kau iri pada mereka yang memiliki banyak sekali orang yang peduli. Sedangkan kamu, mungkin hanya aku yang paling mengerti. Tidak apa-apa. Kau tetap sama berharganya. Kau tetap sama istimewanya kok dengan mereka yang dikelilingi oleh banyak orang yang peduli padanya.

Coba mari kita lihat apa saja yang terjadi satu tahun belakang. Aku temani kau untuk mengingat kembali semuanya. Dimulai kau akhirnya mendapatkan kebahagiaan dan cinta dari seseorang yang tak pernah kau sangka hadirnya akan menemani harimu untuk beberapa saat, saat-saat kau sebenarnya lelah dan ingin pulang tapi kau harus tetap belajar untuk persiapan ujian, berhasil menjadi seorang panitia yang baik yang mengsukseskan acara dan melaksanakannya dengan tanggung jawab, saat kau melakukan kesalahan yang amat sangat membuatmu menyesal, menangis, dan marah padaku… kau tahu, saat-saat kau membenciku, aku sangat sedih ketika kau melakukan itu.

Saat kau menemukan hal baru, pengalaman baru lagi, saat akhirnya satu mimpimu melangkah mendekat kemudian melihat mama dan papa begitu bahagia, saat kau harus kehilangan dan berpisah dengan guru kesayanganmu, motivasimu, terus apalagi ya? Oh iya, Saat kau akhirnya berhasil lulus… dengan segala hal baik itu, kau seharusnya tidak kehabisan alasan untuk terus bersyukur.

Jangan rayakan hari istimewamu ini dipenuhi dengan kesedihanmu… aku tau kau sedih, tapi mari kita rayakan ini yuk? Ntar agak siangan kita pergi ke kafe favorit.. ngopi dan beli coklat disana… jarang-jarang kan? Ayo… you deserve to be happy. Mari kita rayakan hari ini bersamaku.


Dear khalda,
You’re still awesome. No matter what will happen.

From your biggest fan in the world
People who always loving you in every situation,


Khalda Fadhilah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Orang sunda yang nyaman make ‘gue’

Mengurai isi kepala sebelum ngerjain tugas.