Tidak pernah mudah dengan menjadi berbeda
Saat ini saya tengah ada di sebuah kafe kopi kecil dekat rumah. Menenangkan diri walau awalnya harus berbohong pada mamah. Tadi siang entah mengapa pikiran saya tiba-tiba dirasuki oleh sesuatu yang membuat saya ketakutan. Ketakutan dan bertanya-tanya lebih tepatnya. Iya. Saya takut dengan karena menjadi diri saya sendiri, saya tidak bisa sukses seperti orang di kanan dan kiri saya. Hanya karena saya berbeda, nantinya tak akan ada satu perusahaanpun yang mau menerima saya untuk bekerja bersamanya. Saya takut di masa depan nanti saya tak bisa menjadi apa-apa ketika saya menjadi diri saya sendiri. Diri saya yang ternyata lebih suka menjalani kehidupan dan segala hal sendiri. Kemana-mana sendiri. Menjalani aktifitas sendiri. Membatasi gerak dan hadirnya oranglain dengan porsi yang sedikit. Lebih sering bersama buku, menuliskan pikiran yang kusut, serta dipeluk oleh segelas kopi yang tak pernah memukul. Tapi tidak. Tidak dan tak akan pernah mudah. Jalannya lebih berliku ...