Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2018

Tidak pernah mudah dengan menjadi berbeda

Saat ini saya tengah ada di sebuah kafe kopi kecil dekat rumah. Menenangkan diri walau awalnya harus berbohong pada mamah. Tadi siang entah mengapa pikiran saya tiba-tiba dirasuki oleh sesuatu yang membuat saya ketakutan. Ketakutan dan bertanya-tanya lebih tepatnya. Iya. Saya takut dengan karena menjadi diri saya sendiri, saya tidak bisa sukses seperti orang di kanan dan kiri saya. Hanya karena saya berbeda, nantinya tak akan ada satu perusahaanpun yang mau menerima saya untuk bekerja bersamanya. Saya takut di masa depan nanti saya tak bisa menjadi apa-apa ketika saya menjadi diri saya sendiri. Diri saya yang ternyata lebih suka menjalani kehidupan dan segala hal sendiri. Kemana-mana sendiri. Menjalani aktifitas sendiri. Membatasi gerak dan hadirnya oranglain dengan porsi yang sedikit. Lebih sering bersama buku, menuliskan pikiran yang kusut, serta dipeluk oleh segelas kopi yang tak pernah memukul. Tapi tidak. Tidak dan tak akan pernah mudah. Jalannya lebih berliku ...

Tentang Menulis dan ucapan terimakasih

Setiap ditanya gimana caranya nulis, gue selalu bilang hal yang sama; nulis aja. Iya. Gue gak ada cara khusus yang menggerakkan gue untuk menuliskan sesuatu. Gue gak ada minuman atau makanan spesial yang bisa membuat gue lancar untuk menuangkan perasaan. Untuk urusan kopi, gue hanya minum untuk kebutuhan diri. Kalo lo perhatikan, tulisan gue bentuknya selalu urakan. Seringnya gak runtut. Mencla-mencle enggak jelas. Inilah yang menjadi keraguan gue untuk meng-uang-kan hobi gue ini. Setiap gue bercerita, gue lebih sering menuliskan hal-hal yang mau gue tulis aja. Bukan sesuai dengan urutan dari setiap hal yang terjadi. Gue juga masih belum sepede itu dengan tulisan gue. Gak ada alasan lain selain untuk menjaga kewarasan diri. Iya, gue menggunakan nulis sebagai terapi. Sebagai seseorang yang lebih sering mengurung diri, merasa diri tidak penting sehingga membuat gue berpikir masalah yang gue ceritakan nggak akan ada orang yang peduli juga, sebagai orang yang sering men...